Portal Wewangian Sunnah & Gaharu Asli - Al-Qashr Tasneem
قصر تسنيم
AL-QASHR TASNEEM
Sunnah & Spiritual

Sunnah Wewangian Hari Jumat: Meneladani Kebiasaan Mulia Rasulullah SAW

Ustadz Pembina 28 Aug 2026 Waktu baca 5 menit
Sunnah Wewangian Hari Jumat: Meneladani Kebiasaan Mulia Rasulullah SAW

Dalam ajaran Islam, kebersihan dan wewangian bukan sekadar persoalan estetika penampilan, melainkan bagian dari kesempurnaan iman dan adab mulia dalam beribadah kepada Allah SWT.

Anjuran Memakai Wewangian di Hari Jumat

Rasulullah SAW bersabda dalam hadits riwayat Bukhari:

"Tidaklah seorang laki-laki mandi pada hari Jumat, bersuci semampunya, memakai minyak rambut atau wewangian dari rumahnya, lalu berangkat menuju masjid... melainkan diampuni dosa-dosanya antara Jumat itu dan Jumat sebelumnya." (HR. Bukhari)

Tradisi Membakar Dupa Arab di Rumah & Masjid

Para sahabat dan generasi salaf terbiasa mengasapi pakaian gamis mereka dengan dupa gaharu (bukhoor) sebelum menghadiri sholat Jumat. Asap dupa arab akan menyerap ke dalam serat kain jubah, sehingga saat berkumpul di shaf sholat, jamaah saling memberikan kenyamanan aroma wangi tanpa ada bau keringat yang mengganggu malaikat dan sesama jamaah.

Tips Mengasapi Pakaian dengan Dupa Arab

  • Gantung jubah atau sajadah di atas rak pakaian.
  • Letakkan Mabkhara yang sudah berasap wangi di bawah gantungan dengan jarak aman (minimal 50 cm).
  • Biarkan asap hangat melingkupi pakaian selama 3-5 menit agar aroma oud menempel sempurna.
Bagikan faedah artikel ini: Bagikan ke WhatsApp